Cisarua, Bogor Timur Parameter – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur kawasan Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memicu longsornya tembok penahan tanah (TPT) di area permukiman warga, Sabtu (14/2) sekitar pukul 17.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, tiga rumah rusak dan belasan keluarga terpaksa mengungsi.

Peristiwa terjadi saat curah hujan deras menyebabkan saluran drainase meluap. Aliran air yang tidak tertampung menggerus konstruksi TPT hingga akhirnya runtuh. Material tanah dan puing bangunan kemudian meluncur ke bagian bawah dan menimpa rumah warga, sekaligus menimbulkan banjir lintasan di lingkungan sekitar.

 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Muhamad Adam Hamdani, menyampaikan bahwa total terdapat sembilan rumah terdampak dalam insiden tersebut. Tiga unit rumah mengalami kerusakan karena tertimpa longsoran, sementara enam rumah lainnya terendam luapan air tanpa mengalami kerusakan struktur.

 

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Namun, aktivitas warga sempat terganggu akibat timbunan lumpur dan material longsor yang menutup akses lingkungan. Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan untuk menghitung total kerugian materiil.

 

Sebanyak 12 kepala keluarga atau sekitar 40 jiwa memilih mengungsi sementara ke rumah kontrakan di sekitar lokasi yang dinilai lebih aman. Langkah tersebut diambil sebagai upaya mitigasi mengingat intensitas hujan di kawasan Puncak masih relatif tinggi dan berpotensi memicu longsor susulan.

 

Sejak malam kejadian, BPBD Kabupaten Bogor bersama unsur pemerintah daerah dan relawan melakukan penanganan darurat. Upaya yang dilakukan meliputi pembersihan material longsor, normalisasi saluran drainase, serta memastikan akses evakuasi tetap dapat dilalui.

Proses pembersihan lanjutan masih berlangsung pada Minggu (15/2) karena volume tanah yang longsor cukup besar dan kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil. Di sisi lain, warga yang rumahnya terdampak banjir lintasan bergotong royong membersihkan lumpur dan sampah dari dalam rumah.

BPBD mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah lereng dan sekitar saluran air di kawasan Puncak untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan. Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda potensi longsor, seperti retakan tanah, pergeseran dinding penahan, atau perubahan aliran air yang tidak wajar di sekitar permukiman.