MALUKU, Bogor Timur Parameter —Guncangan gempa berkekuatan besar yang terjadi di Laut Maluku pada Kamis (2 April 2026) menimbulkan kepanikan di sejumlah wilayah pesisir Sulawesi Utara. Getaran terasa hingga Bitung, Manado, dan Minahasa Utara, membuat warga berlarian keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

 

Data dari BMKG menunjukkan gempa memiliki magnitudo sekitar 7,4 hingga 7,6 dengan pusat berada di laut, sekitar 129 kilometer dari arah tenggara Bitung. Kedalaman gempa tergolong dangkal, sekitar 33 kilometer, dan berkaitan dengan aktivitas tektonik di zona pertemuan lempeng di kawasan Laut Maluku.

 

Kekuatan gempa dirasakan cukup signifikan di wilayah pesisir, dengan intensitas yang mampu membuat benda-benda bergerak dan sebagian bangunan mengalami kerusakan ringan hingga sedang.

 

Rekaman video yang beredar memperlihatkan situasi mencekam di lapangan. Dalam salah satu video, seorang wanita terdengar panik sambil merekam kondisi laut yang tampak berubah. Ia berteriak memanggil seseorang yang diduga keluarganya untuk segera turun dari perahu dan menjauh dari area perairan.

 

Respons spontan tersebut mencerminkan kekhawatiran warga terhadap potensi bahaya dari laut setelah gempa terjadi. Di sisi lain, sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan seperti retakan pada dinding, bagian atap yang jatuh, hingga struktur penyangga yang melemah.

 

Otoritas sempat mengeluarkan peringatan dini terkait potensi tsunami di beberapa wilayah pesisir Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Masyarakat diminta untuk menjauhi garis pantai dan mencari tempat yang lebih tinggi sebagai langkah pencegahan.

 

Namun, setelah pemantauan lanjutan terhadap kondisi laut, peringatan tersebut kemudian dihentikan karena tidak ditemukan indikasi gelombang tsunami yang membahayakan.

 

Saat ini, pihak pemerintah daerah bersama instansi terkait masih melakukan pendataan dampak gempa serta memastikan kondisi masyarakat di wilayah terdampak. Warga diimbau tetap siaga terhadap kemungkinan gempa susulan dan mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait.(Jo)